You are currently browsing the monthly archive for July 2009.
Kenapa harus mengubah kata “tapi” dengan “walaupun” ? Akan tampak jelas perbedaan dan manfaatnya seperti pada contoh di bawah ini :
“Saya ingin bisa sukses tapi saya tidak pandai”
bedakan dengan yang ini :
“Saya ingin bisa sukses walaupun saya tidak pandai”
Manakah yang jadi pilihan Anda ? Terserah yang mana, karena itu kembali pada pilihan Anda sendiri. Namun gue ingin menjelaskan bahwa pada kalimat pertama (memakai kata “tapi”), menunjukkan kelesuan / ke-putus asa-an akan sesuatu yang sebenarnya dia inginkan. mereka yang cenderung memakai kata “tapi”, biasanya akan selalu stagnan / konstan dalam perkembangan hidupnya. Sedangkan pada kalimat kedua (memakai kata ” walaupun”) menunjukkan bahwa dia tidak peduli apapun halangan / masalah yang dihadapinya dalam mencapai apa yang ia inginkan / cita – citakan.
Kalo ditanya, gue akan memilih dengan mengganti kata “tapi” dengan “walaupun”. Karena gue tidak ingin stagnan / konstan dalam menjalani hidup ini.
Sincerely Yours..

